Kamis, 22 Maret 2012

Berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan 
Nomor 12344/J/KP/2012 tanggal 16 Maret 2012 
tentang Penetapan Kelulusan Peserta Uji Kompetensi Awal Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2012, dengan ini diumumkan peserta yang dinyatakan lulus UKA dan berhak mengikuti pendidikan dan latihan profesi guru (PLPG) tahun 2012 sebanyak 248.733 orang.
Nama-nama peserta yang lulus UKA dapat dilihat berikut ini, daftar kelulusan UKA.
Jakarta, 18 Maret 2012

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan TIDAK Memungut Biaya Apapun dari Guru
untuk Pengumuman Hasil UKA.
Jangan Percaya Kepada Orang yang Berjanji akan Membantu Kelulusan UKA dan Jangan Memberikan Uang Kepada Siapapun Untuk Jaminan Kelulusan UKA.
dapat dilihat disini 

Senin, 12 Maret 2012

Cara-cara Melihat Aura Seseorang

Akhir-akhir ini mulai marak perampokan dengan modus hipnotis.

KERUGIAN KARENA SIKAP TIDAK TEGAS


hindari keraguan dalam mengambil keputusan
Dalam hidup pastilah kita akan melewati suatu keadaan yang terkadang sulit untuk mengambil keputusan! Apalagi diri kita termasuk pribadi yang memiliki karakter yang kurang tegas dalam mengambil sikap! Sebaiknya hal tersebut segera dihilangkan, karena dapat menyebabkan kerugian bagi diri kita sendiri. Setidaknya ada 5 kerugian akibat sikap yang tidak tegas dalam mengambil keputusan.
4 SIKAP POSITIF PADA SAAT MENGHADAPI MASALAH

4 SIKAP POSITIF PADA SAAT MENGHADAPI MASALAH

Suatu masalah bagi sebagaian orang merupakan hal yang sebisa mungkin dihindari namun sebagian lagi beranggapan bahwa masalah merupakan ujian untuk naik ke tingkat yang lebih tinggi dalam kehidupan. Terlepas dari dua persepsi yang berbeda tersebut, hal yang terpenting adalah bagaimana kita untuk menghadapi masalah dengan solusi yang terbaik! Berikut ini merupakan 4 sikap positif pada saat menghadapi masalah:
Tahu kah kamu .............?


Mengapa Kita Mengantuk Sesudah Makan Siang?  
Jam-jam setelah makan siang, biasanya adalah masa-masa yang paling susah dilewati. Walaupun malam sebelumnya kita sudah cukup tidur, tetap saja kita merasa mengantuk. Ada dua hal yang menyebabkan kita merasa ingin tidur siang

Rabu, 29 Februari 2012


SIFAT KIMIA MINERAL
 
Berdasarkan senyawa kimiawinya, mineral dapat dikelompokkan menjadi mineral Silikat dan mineral Non-silikat. Terdapat 8 (delapan) kelompok mineral Non-silikat, yaitu kelompok Oksida, Sulfida, Sulfat, Native elemen, Halid, Karbonat, Hidroksida, dan Phospat (lihat tabel 3.2). Adapun mineral silikat (mengandung unsur SiO) yang umum dijumpai dalam batuan adalah seperti terlihat pada tabel 3.1. Seperti yang kita ketahui bahwa tidak kurang dari 2.000 jenis mineral yang dikenal hingga sekarang. Namun ternyata hanya beberapa jenis saja yang terlibat dalam pembentukan batuan. Mineral-mineral tersebut dinamakan Mineral pembentuk batuan, atau Rock-forming minerals, yang merupakan penyusun utama batuan dari kerak dan mantel Bumi.
BATUAN BEKU

Pengertian Batuan Beku

Batuan beku atau batuan igneus (dari Bahasa Latin: ignis, "api") adalah jenis batuan yang terbentuk dari magma yang mendingin dan mengeras, dengan atau tanpa proses kristalisasi, baik di bawah permukaan sebagai batuan intrusif (plutonik) maupun di atas permukaan sebagai batuan ekstrusif (vulkanik). Magma ini dapat berasal dari batuan setengah cair ataupun batuan yang sudah ada, baik di mantel ataupun kerak bumi. Umumnya, proses pelelehan terjadi oleh salah satu dari proses-proses berikut: kenaikan temperatur, penurunan tekanan, atau perubahan komposisi. Lebih dari 700 tipe batuan beku telah berhasil dideskripsikan, sebagian besar terbentuk di bawah permukaan kerak bumi.
TEXTUR BATUAN

Magma merupakan larutan yang kompleks. Karena terjadi penurunan temperatur, perubahan tekanan dan perubahan dalam komposisi, larutan magma ini mengalami kristalisasi. Perbedaan kombinasi hal-hal tersebut pada saat pembekuan magma mengakibatkan terbentuknya batuan yang memilki tekstur yang berbeda.

Ketika batuan beku membeku pada keadaan temperatur dan tekanan yang tinggi di bawah permukaan dengan waktu pembekuan cukup lama maka mineral-mineral penyusunya memiliki waktu untuk membentuk sistem kristal tertentu dengan ukuran mineral yang relatif besar. Sedangkan pada kondisi pembekuan dengan temperatur dan tekanan permukaan yang rendah, mineral-mineral penyusun batuan beku tidak sempat membentuk sistem kristal tertentu, sehingga terbentuklah gelas (obsidian) yang tidak memiliki sistem kristal, dan mineral yang terbentuk biasanya berukuran relatif kecil.