Rabu, 30 Desember 2009



MALANG-YOGYAKARTA-SOLO Tour
5 hari 4 malam

Hari 01 : Denpasar
Berangkat dari sekolah (sore hari) menuju Malang, dalam perjalanan makan di sebuah Restaurant di jawa timur sambil melepas lelah sejenak, melanjutkan perjalanan ke Malang

Hari 02 : Malang Tour
Tiba di Malang, makan pagi sambil beristirahat sejenak, berangkat full day tour, mengunjungi ”Jatim Park” ( tempat bermain, sambil belajar budaya ), kemudian menuju ”Kusuma Agro Wisata” ”Taman Safari” untuk melihat berbagai macam binatang langka yang didatangkan dari berbagai negara. Selesai mengunjungi taman Safari, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Jogya, makan malam di restaurant sambil beristirahat sejenak untuk melepas lelah dalam perjalanan menuju Jogyakarta.

Hari 03 : Jawa Timur -Yogyakarta
Makan pagi di restaurant dalam perjalanan. Kemudian mengunjungi obyek wisata Candi borobudur dan makan siang box,kraton Jogyakarta, melihat kerajinan perak dan pembuatan kain batik tulis lalu pantai parang tritis melihan matahai terbenam, dagadu, malioboro Yogyakarta. Makan Malam di Restaurant. Check in hotel

Hari 04 : Yogyakarta Tour ( B,L,D )
Setelah makan pagi kemudian melanjutkan perjalanan mengeliligi dan mengenal kota jogyakarta sebagai pusat pendidikan ( melihat lokasi berbagai kamus di jogya), dan dilanjutkan ke Candi Prambanan dan dilanjutkan ke lokasi hutan lindung di kaliurang. Sehabis dari kaliurang dilanjutkan makan malam di r. makan Grafika sambil melepas kepenatan sejenak dan melanjutkan perjalanan semalaman menuju bali.

Hari 05 : sudah memasuki jawa timur dan sekitar jam 15.30 wita sudah kembali di sekolah dan dilanjutkan ke rumah masing masing sayonaraaaaaaaaaaaaa
selamat beristirahat seharian

Biaya termasuk : hotel AC tripple 1 malam, makan sesuai program, tiket masuk obyek wisata, air mineral, asuransi, snack, tur guide


Harga per Pax = Rp.950.000; per orang minimum 40 orang.

FOTO DIATAS
1. foto bersama siswa kelas xii ips sebagian yang masih kelihatan segar dan masih berkumpul di sebuah lokasi di sekitar candi prambanan
1. foto yang satunya lagi itu sedang memasukkan tanggan dan meraih arca yang ada di dalam stupa kecil yang menurut kepercayaan jika seorang laki-laki diharapkan dapat meraih tangan terutama jari manis patung budha yag ada di dalam stupa tersebut, jika seorang perempuan yang diraih adalah telapak kakinya, pada saat sudah meraihnya pikirkan apa yang menjadi angan-angan dan cita-cita serta harapan semoga bisa tercapai " SEMOGA " PERCAYALAAAHHHH.

Jika Seluruh anggota kelas XII IPS ingin mengunggahkan kenangan saat study Tour Bali-Jawa Timur - Jogya . dimohon untuk mengirim lewat e-mail Terima kasih

Minggu, 08 November 2009



Tugas Terakhir untuk kelas X

1. Buatlah sebuah kleping tentang Tata surya ( benda langit, tata surya )
2. cari teman 3/4 orang dalam satu kelompok
3. sumber bisa dicari dalam surat kabar/media cetak, internet, dll.
4. dalam kumpulan kleping tersebut ( dibawah tempelan diisi yang menemukannya)
5. tugas ini terakhir dikumpul pada saat ulangan umum mata pelajaran geografi.

NB. khusus kelas xc jika nilai tugasnya ada yang di bawah nilai standar maka
yang bersangkutan harus mengumpul, jika sudah diatas nilai minimal tidak usah
mengumpul tugas tersebut .

jika kurang jelas bisa di tanyakan pada guru yang bersangkutan

Kamis, 05 November 2009

Selasa, 27 Oktober 2009


MATERI GEOGRAFI

PENGERTIAN DAN
RUANG LINGKUP GEOGRAFI
Setelah membaca kegiatan belajar ini, Anda diharapkan dapat:
1. menjelaskan pengertian geografi;
2. membedakan antara objek formal geografi dengan objek material geografi;
3. menyebutkan objek material geografi; dan
4. menyebutkan 4 aspek metode atau pendekatan objek formal geografi.
Anda mulai mempelajari kegiatan belajar 1, dan semoga Anda mampu
memahaminya. Apalagi Anda juga sudah mempelajari geografi di SLTP. Tentu
Anda sudah tahu sebutan ‘geografi’.
Pengertian Geografi
Istilah geografi untuk pertama kalinya diperkenalkan oleh Erastothenes pada abad ke 1.
Menurut Erastothenes geografi berasal dari kata geographica yang berarti penulisan atau
penggambaran mengenai bumi. Berdasarkan pendapat tersebut, maka para ahli geografi
(geograf) sependapat bahwa Erastothenes dianggap sebagai peletak dasar pengetahuan
geografi.
Pada awal abad ke-2, muncul tokoh baru yaitu Claudius Ptolomaeus mengatakan bahwa
geografi adalah suatu penyajian melalui peta dari sebagian dan seluruh permukaan bumi.
Jadi Claudius Ptolomaeus mementingkan peta untuk memberikan informasi tentang
permukaan bumi secara umum. Kumpulan dari peta Claudius Ptolomaeus dibukukan, diberi
nama ‘Atlas Ptolomaeus’.
Menjelang akhir abad ke-18, perkembangan geografi semakin pesat. Pada masa ini
berkembang aliran fisis determinis dengan tokohnya yaitu seorang geograf terkenal dari
USA yaitu Ellsworth Hunthington. Di Perancis faham posibilis terkenal dengan tokoh
geografnya yaitu Paul Vidal de la Blache, sumbangannya yang terkenal adalah “Gen re de
vie”. Perbedaan kedua faham tersebut, kalau fisis determinis memandang manusia sebagai
figur yang pasif sehingga hidupnya dipengaruhi oleh alam sekitarnya. Sedangkan posibilisme
memandang manusia sebagai makhluk yang aktif, yang dapat membudidayakan alam untuk
menunjang hidupnya.
Setiap manusia memiliki pendapat masing-masing tentang berbagai hal dalam kehidupannya.
Demikian pula dengan definisi atau pengertian geografi. Berikut ini disajikan beberapa definisi
yang akan saling melengkapi dan dengan demikian diharapkan dapat menyingkap inti
masalah atau pokok kajian geografi.
6
Definisi 1: Preston e James berpendapat bahwa, “Geografi dapat diungkapkan sebagai
induk dari segala ilmu pengetahuan” karena banyak bidang ilmu pengetahuan
selalu mulai dari keadaan muka bumi untuk beralih pada studinya masing-masing.
Definisi 2: “Geografi adalah interaksi antar ruang”. Definisi ini dikemukakan oleh Ullman
(1954), dalam bukunya yang berjudul Geography a Spatial Interaction.
Definisi 3: Objek study geografi adalah kelompok manusia dan organisasinya di muka bumi.
Definisi ini dikemukakan oleh Maurice Le Lannou (1959). Ia mengemukakan
dalam bukunya yang berjudul La Geographie Humaine.
Definisi 4: Paul Claval (1976) berpendapat bahwa ‘Geografi selalu ingin menjelaskan gejalagejala
dari segi hubungan keruangan’.
Definisi 5: Suatu definisi yang lain adalah hasil semlok (seminar dan lokakarya) di Semarang
tahun 1988. Geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan
fenomena geosfer dengan sudut pandang kewilayahan dan kelingkungan dalam
konteks keruangan.
Kalau kita perhatikan beberapa definisi/pengertian dan sejarah perkembangan dari geografi
tersebut, ternyata pengertian geografi selalu mengalami perkembangan. Namun kalau kita
kaji lebih jauh, di antara pandangan para ahli tersebut tampak ada kesamaan titik pandang.
Kesamaan titik pandang tersebut adalah mengkaji:
1. bumi sebagai tempat tinggal;
2. hubungan manusia dengan lingkungannya (interaksi);
3. dimensi ruang dan dimensi historis; dan
4. pendekatannya, spasial (keruangan), ekologi (kelingkungan) dan regional (kewilayahan).
7
Objek Studi Geografi
Menurut para ahli geografi Indonesia yang tergabung dalam Ikatan Geograf Indonesia (IGI)
melalui seminar dan lokakarya nasional di Semarang, telah bersepakat mengenai objek
studi geografi. Menurut IGI objek geografi adalah: Objek material dan objek formal.
1. Objek Material Geografi
Objek material geografi yaitu merupakan sasaran atau yang dikaji dalam studi geografi.
Objek studi geografi adalah lapisan-lapisan bumi atau tepatnya fenomena geosfer.
Geosfer itu luas sekali, meliputi:
- Atmosfer, yaitu lapisan udara: cuaca dan iklim yang dikaji dalam Klimatologi dan
Meteorologi, dll.
- Lithosfer, yaitu lapisan batu-batuan yang dikaji dalam Geologi, Geomorfologi,
Petrografi, dll.
- Hydrosfer, yaitu lapisan air meliputi perairan di darat maupun di laut yang dikaji dalam
Hidrologi dan Oceanografi, dll.
- Biosfer, yaitu lapisan kehidupan: flora dan fauna yang dikaji dalam Biogeografi, Biologi,
dll.
- Anthroposfer, yaitu lapisan manusia yang merupakan ‘tema sentral’ di antara lapisanlapisan
lainnya. Tema sentral artinya diutamakan dalam kajiannya.
Jadi dalam mengkaji objek studi geografi tersebut diperlukan pengetahuan dari disiplin
ilmu lain seperti Klimatologi, Geologi, Hydrologi, dan sebagainya.
Singkatnya geografi berkaitan erat dengan ilmu-ilmu lain. Untuk lebih jelasnya perhatikan
gambar 1.1.
Gambar 1.1. Hubungan antara geografi dengan ilmu-ilmu lain.
2. Objek Formal Geografi
Kalau objek material geografi bersangkut-paut dengan bahan kajian, maka objek formal
geografi bersangkut-paut dengan cara pemecahan masalah. Jadi objek formal adalah
metode atau pendekatan yang digunakan dalam mengkaji suatu masalah.
Biologi
Biografi
Geografi
Geologi
Geomor
Fologi
Meteorologi
Kumatologi
Hidrografi
Oceanografi
Astronomi
Geografi
Matematika
Sejarah
Geografi
Historis Politik
Geografi
Politik
Ekonomi
Geografi
Ekonomi
Sosiologi
Geososial
Antropologi
Etnografi
GEOGRAFI
ASPEK FISIK
ASPEK SOSIAL
8
Metode atau pendekatan objek formal geografi meliputi beberapa aspek, yakni aspek
keruangan (spatial), kelingkungan (ekologi), kewilayahan (regional) serta aspek waktu
(temporal).
a. Aspek Keruangan; geografi mempelajari suatu wilayah antara lain dari segi “nilai”
suatu tempat dari berbagai kepentingan. Dari hal ini kita lalu mempelajari tentang
letak, jarak, keterjangkauan dsb.
b. Aspek Kelingkungan; geografi mempelajari suatu tempat dalam kaitan dengan
keadaan suatu tempat dan komponen-komponen di dalamnya dalam satu kesatuan
wilayah. Komponen-komponen itu terdiri dari komponen tak hidup seperti tanah, air,
iklim dsb, dan komponen hidup seperti hewan, tumbuhan dan manusia.
c. Aspek Kewilayahan; geografi mempelajari kesamaan dan perbedaan wilayah serta
wilayah dengan ciri-ciri khas. Dari hal ini lalu muncul pewilayahan atau regionalisasi
misalnya kawasan gurun, yaitu daerah-daerah yang mempunyai ciri-ciri serupa
sebagai gurun.
d. Aspek Waktu; geografi mempelajari perkembangan wilayah berdasarkan periodeperiode
waktu atau perkembangan dan perubahan dari waktu ke waktu. Misalnya
perkembangan kota dari tahun ke tahun, kemunduran garis pantai dari waktu ke
waktu dsb.
Perlu diperhatikan bahwa dalam mengkaji suatu permasalahan, geografi terbagi menjadi
geografi fisis dan geografi manusia yang keduanya tak dapat dipisahkan. Bahkan masingmasing
cabang geografi saling membutuhkan dan saling melengkapi. Untuk lebih jelasnya,
tentang objek geografi Anda dapat melihat skema berikut.
Setelah mempelajari kegiatan 1 dan memahaminya, maka Anda dapat mengerjakan
tugas/tes mandiri.
Hubungan timbal-balik
Manusiawi
- Kawasan budaya
- Kawasan penduduk
- Kawasan administrasi
Alami
- Kawasan iklim
- Kawasan bentangan
- Kawasan air
Keruangan
Gerakan penuduk
- migrasi
- mobilitas
- interaksi sosial
Daerah permukiman
- permukiman desa
- permukiman kota
Mata pencaharian
- pertanian
- perdagangan
- peternakan
- kehutanan
- industri
- perkebunan
9
KEGIATAN 1
GEJALA GEOGRAFI DALAM
KEHIDUPAN SEHARI-HARI
Setelah membaca kegiatan belajar ini, Anda diharapkan dapat:
1. menyebutkan gejala geografi yang berkaitan dengan fenomena atmosfer;
2. membedakan kegiatan penduduk yang mengakibatkan besar kecilnya jumlah
tanah;
3. menjelaskan kegiatan penduduk untuk mengurangi tingkat erosi di daerah
miring;
4. menyebutkan sedikitnya 5 konsep dasar (essensial) geografi;
5. membedakan antara konsep keterjangkauan, jarak dan lokasi;
6. memberikan contoh (minimal 2 buah) konsep aglomerasi;
7. menyebutkan 5 ilmu penunjang geografi fisik; dan
8. menjelaskan pengertian demografi sebagai ilmu penunjang geografi sosial.
Anda sudah menyelesaikan kegiatan belajar 1, selamat! Dengan konsep geografi
sebelumnya Anda akan lebih mudah mempelajari kegiatan belajar 2. Karena
gejala-gejala geografi sering kita temua dalam hidup sehari-hari.
Gejala-gejala Geografi dalam Hidup Sehari-hari
Gejala-gejala geografi yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari, tercermin dalam
berbagai hal, antara lain dalam persebaran pemukiman, persebaran pusat-pusat aktivitas
penduduk (sekolah, rumah, pasar dan industri), peristiwa alam seperti banjir, gempa, letusan
gunung api, cuaca, iklim dan sebagainya.
Di dalam geosfer peristiwa-peristiwa alam banyak yang berkaitan dengan kehidupan manusia
secara langsung ataupun tidak langsung. Secara langsung maksudnya manusia dapat
merasakan sedangkan tidak langsung maksudnya berpengaruh terhadap manusia walaupun
manusia tersebut tidak semua merasakannya.
Dalam uraian berikut akan dijelaskan obyek kajian material dan obyek kajian formal dalam
kaitan dengan kehidupan sehari-hari.
A. Kajian Obyek Material Geografi dalam kaitannya dengan Kehidupan
Sehari-hari
1. Gejala pada Atmosfer
Antara lain sebagai berikut:
• Terjadi perubahan musim.
Akibat yang berpengaruh adalah pada musim penghujan, para petani mulai
menggarap lahannya.
• Bisa juga berpengaruh pada jenis pakaian yang digunakan penduduk, misalnya
di daerah beriklim dingin, pakaian yang digunakan tebal-tebal.
Kegiatan Belajar 2
12
2. Gejala pada Hidrosfer
Antara lain sebagai berikut:
• Besar kecilnya air limpasan, selain dipengaruhi oleh besar dan lamanya hujan
juga dipengaruhi oleh penggunaan lahan oleh manusia.
Bila perbukitan yang seharusnya dijadikan tempat peresapan air, dijadikan untuk
permukiman, atau kegiatan pertanian yang tidak memperhatikan pelestariannya,
maka air limpasan semakin banyak. Air limpasan yaitu air yang mengalir di
permukaan tanah (run off).
• Besar kecilnya cadangan air tanah dipengaruhi banyak sedikitnya peresapan air
ke dalam tanah. Hal ini dipengaruhi oleh jenis batuan dan jenis penutup lahan.
Cadangan air tanah juga dipengaruhi oleh cara manusia memanfaatkannya. Bila
manusia memanfaatkan air tanah secara boros, maka ketersediaannya akan
cepat habis.
3. Gejala pada Lithosfer
Antara lain sebagai berikut:
• Untuk mengurangi tingkat erosi, pemanfaatan lahan di daerah miring dilakukan
dengan membuat sengkedan (terrasering).
• Supaya tidak terjadi penurunan daya dukung lahan, maka harus diupayakan
pemanfaatan lahan dengan memperhatikan kemampuan lahannya.
4. Gejala pada Biosfer
Keanekaragaman flora dan fauna menyebabkan keanekaragaman konsumsi bahan
pangan. Pada daerah penghasil padi penduduk makan nasi dari beras, pada daerah
gandum menggunakan terigu sebagai bahan untuk membuat makanannya.
Keberadaan hewan juga demikian, contoh orang Thailand menggunakan gajah untuk
membantu pekerjaannya, sedangkan di Indonesia penduduk memanfaatkan kuda,
sapi dan kerbau. Hal ini disebabkan karena keberadaan dari hewan-hewan itu.
5. Gejala pada Antroposfer
Manusia di permukaan bumi beragam adat dan budayanya, hal ini mengakibatkan
interaksi antara penduduk yang berbeda. Penduduk mempunyai keahlian yang
berbeda-beda pula sehingga terjadi saling membutuhkan. Penduduk juga menempati
tempat yang berbeda-beda kondisi alam dan sumberdayanya, hal ini menyebabkan
kehidupannya juga menjadi beragam karena memanfaatkan alam yang berbeda perlu
pengolahan dan alat yang berbeda pula.
Jadi perlu Anda ingat, ruang lingkup geografi secara umum adalah sama luasnya dengan
objek studi yang menjadi kajian geografi, yaitu meliputi semua gejala geosfer baik gejala
alam maupun gejala sosial serta interaksi antara manusia dengan lingkungannya.
13
Setelah Anda membaca uraian di atas, cobalah Anda tuliskan gejala-gejala
geografi dalam kehidupan sehari-hari yang termasuk ke dalam objek materi dan
ilmu penunjang lainnya. Jangan lupa sertakan gambar/guntingan gambar dari
koran atau majalah. Gunakan format berikut!
No.
1 2 3
Gejala-gejala Ilmu penunjang Gambar
Geografi Geografi
1.
2. Meteorologi
3. Danau/laut
4.
Sebelum Anda melanjutkan ke materi berikutnya, cobalah cocokkan jawaban Anda dari latihan
2.
Tumbuhan semusim
Permukaan tanah
semula
Muka teras ditutup
rumput atau
batu-batuan
14
Latihan
No.
1 2 3
Gejala-gejala Ilmu penunjang Gambar
Geografi Geografi
1. Interaksi antara Ekologi
Hewan dan tumbuhtumbuhan.
2. Awan Meteorologi
3. Danau/laut Hydrologi
4. Teras tangga Agronomi
(terrasering)
Kalau Anda melihat materi ataupun latihan di atas, tentu Anda dapat menyimpulkan bahwa
kehidupan kita tidak lepas dari lingkungan kita. Maka bisa kita katakan bahwa manusia
dapat dipengaruhi atau mempengaruhi lingkungan. Sekarang Anda sudah semakin
memahami tentang pengertian dasar pengetahuan geografi dan marilah kita lanjutkan pada
kajian obyek formal.
Penguapan
Sungai
Samudra
Tumbuhan semusim
Permukaan tanah
semula
Muka teras ditutup
rumput atau
batu-batuan
15
B. Kajian Obyek Formal Geografi dalam kaitannya dengan Kehidupan
Sehari-hari.
Di dalam obyek formal geografi yang menjadi aspek kajian adalah aspek keruangan,
kelingkungan, kewilayahan dan waktu. Aspek-aspek tersebut dapat dikaji antara lain
melalui konsep-konsep yang dikembangkan dan ilmu-ilmu penunjang dalam geografi.
Banyak versi dan jumlah konsep yang dikembangkan dalam geografi, antara lain seperti
diuraikan berikut.
1. Konsep Esensial Geografi
Konsep adalah pengertian dari sekelompok fenomena/gejala-gejala, sehingga dapat
dipakai untuk menggambarkan berbagai gejala/fenomena yang sama. Ada 10 konsep
esensial (dasar) geografi, yaitu:
a. Konsep Lokasi; yaitu letak di permukaan bumi, misalnya Gunung Bromo ada/
terletak di Jawa Timur.
b. Konsep Jarak; yaitu jarak dari satu tempat ke tempat lain. Jarak dibagi menjadi
jarak absolut dan jarak relatif. Jarak absolut merupakan jarak yang ditarik garis
lurus antara dua titik. Dengan demikian jarak absolut adalah jarak yang
sesungguhnya. Jarak relatif adalah jarak atas pertimbangan tertentu misalnya
rute, waktu, biaya, kenyamanan dsb. Misalnya jarak Jakarta ke Bandung 180 km
atau Jakarta – Bandung dapat ditempuh dalam waktu 3 jam melewati Puncak.
Kedua hal ini merupakan contoh jarak relatif berdasarkan pertimbangan rute
dan waktu.
c. Konsep Keterjangkauan; yaitu mudah dijangkau atau tidaknya suatu tempat,
misalnya dari Jakarta ke Kota Cirebon lebih mudah dijangkau dibandingkan
dengan dari Jakarta ke Pulau Kelapa (di kepulauan Seribu) karena kendaraan
Jakarta – Cirebon lebih mudah didapat dibandingkan dengan Jakarta – Pulau
Kelapa.
d. Konsep Pola; yaitu persebaran fenomena antara lain misalnya pola pemukiman
yang menyebar, yang berbentuk garis dan sebagainya.
e. Konsep Morfologi; yaitu bentuk lahan, misalnya dalam kaitannya dengan erosi
dan sedimentasi.
f. Konsep Aglomerasi; yaitu pola-pola pengelompokan/konsentrasi. Misalnya
sekelompok penduduk asal daerah sama, masyarakat di kota cenderung
mengelompok seperti permukiman elit, pengelompokan pedagang dan
sebagainya. Di desa masyarakat rumahnya menggerombol/mengelompok di
tanah datar yang subur.
g. Konsep Nilai Kegunaan; yaitu nilai suatu tempat mempunyai kegunaan yang
berbeda-beda dilihat dari fungsinya. Misalnya daerah wisata mempunyai
kegunaan dan nilai yang berlainan bagi setiap orang. Tempat wisata tersebut
belum tentu bernilai untuk pertanian atau fungsi lainnya.
h. Konsep Interaksi dan Interdependensi; yaitu keterkaitan dan ketergantungan
satu tempat dengan tempat lainnya. Misalnya antara kota dan desa sekitarnya
terjadi saling membutuhkan.
16
i. Konsep Deferensiasi Areal; yaitu fenomena yang berbeda antara satu tempat
dengan tempat lainnya atau kekhasan suatu tempat.
j. Konsep Keterkaitan Keruangan (Asosiasi); yaitu menunjukkan derajad
keterkaitan antar wilayah, baik mengenai alam atau sosialnya.
Berikut ini contoh pengembangan konsep geografi dalam uraian yang lebih lengkap,
dengan mengambil salah satu konsep yaitu aglomerasi pemukiman.
Pola persebaran pemukiman berbeda-beda, hal ini disebabkan keadaan wilayah yang
berbeda-beda pula. Persebaran pemukiman itu antara lain disebabkan oleh adanya
sungai atau jalan raya, pusat kegiatan ekonomi, adanya daerah tambang, pola
penggunaan tanah, alasan keamanan dan sebagainya.
Pola persebaran pemukiman dapat ditinjau dari dua aspek yaitu kejarangannya dan
bentuknya. Kejarangannya terdiri dari menggerombol (clustered), menyebar tak teratur
(random) dan teratur (regulair).
Gambar 1.2. Pola Sebaran.
Dilihat dari bentuknya dapat
mempunyai pola linier (garis)
dan konsentris (memusat).
Contoh pemukiman yang
mempunyai pola linier adalah
pemukiman yang ada di tepi
jalan raya dan sungai-sungai
besar.
Gambar 1.3. Contoh pola
pemukiman berbentuk garis.
Clustered Random Regulair
17
Contoh pemukiman yang mempunyai pola konsentris adalah pemukiman di tengah
persawahan.
Gambar 1.4. Contoh pola pemukiman berbentuk memusat/mengelompok.
Demikian uraian tentang konsep essensial geografi. Nah, untuk mengetahui pemahaman
Anda, silahkan kerjakan latihan berikut ini!
Setelah Anda membaca uraian tadi, cobalah Anda tuliskan konsep dasar
atau uraian dasar konsep (esensial) geografi. Tuliskan pada format berikut!
No. Konsep dasar/Esensial Uraian
1. Konsep Pola ………………………. ........……………………………………
........……………………………………
2. ……………………………………... Nilai tanah semakin mahal apabila
dekat dengan kota atau jalan.
3. Konsep Morfologi ........……………………………………
........……………………………………
4. ……………………………………... ........……………………………………
........……………………………………
Seandainya ada keraguan atau masih kurang memahami untuk isian format pada latihan
3, silahkan Anda membaca kembali uraian mengenai konsep dasar geografi di atas.
Nah! Jika Anda sudah jelas dan memahaminya maka lanjutkanlah ke materi berikutnya
mengenai ilmu penunjang geografi. Semoga Anda sukses!
18
2. Ilmu Penunjang Geografi
Mengingat bahwa di dalam objek materialnya begitu luas, maka seorang geografer
harus memahami pula ilmu-ilmu lain yang berfungsi sebagai penunjang geografi
yaitu antara lain:
a. Geologi, adalah ilmu yang mempelajari perubahan bentuk permukaan bumi akibat
tenaga dari dalam bumi (endogen: vulkanisme, tektonisme, gempa bumi),
termasuk struktur, komposisi dan sejarahnya. Dalam kehidupan sehari-hari
Geologi bermanfaat dalam bidang pertambangan. Untuk mencari bahan tambang
diperlukan pengetahuan formasi dan umur dari batu-batuan.
b. Geomorfologi, adalah ilmu yang mempelajari tentang bentuk-bentuk muka bumi
serta perubahannya akibat tenaga dari luar (Exogen: pelapukan, erosi,
sedimentasi). Bahan-bahan galian yang berasal dari endapan dapat diketahui
berdasarkan sejarah geomorfologinya atau sebaliknya. Contoh bahan endapan:
pasir, tanah liat, dsb.
c. Meteorologi, adalah ilmu yang mempelajari atmosfer, yaitu tentang udara, cuaca,
suhu, angin, awan, curah hujan, radiasi matahari, dan sebagainya. Meteorologi
sangat penting bagi informasi cuaca terutama untuk penerbangan, pelayaran,
pertanian dan industri.
d. Hidrologi, adalah ilmu yang mempelajari tentang air di permukaan bumi/tanah,
di bawah tanah; termasuk sungai, danau, mata air, air tanah dan rawa-rawa.
Dalam kehidupan sehari-hari penting untuk mengetahui lapisan yang
mengandung cadangan air yang cukup misalnya untuk industri dan peternakan.
e. Klimatologi, adalah ilmu yang mempelajari tentang iklim dan kondisi rata-rata
cuaca. Untuk pertanian dan industri atau keperluan yang lain, mengetahui sifat
iklim dan cuaca setempat sangat penting. Contoh untuk mendirikan pabrik kerupuk
tentu bukan di daerah yang curah hujannya tinggi.
f. Antropologi, adalah ilmu yang mempelajari tentang manusia khususnya
mengenai ciri, warna kulit, bentuk fisik, masyarakat dan kebudayaannya. Adatistiadat
penduduk perlu diketahui untuk mengetahui kebiasaan sehari-hari, barang
yang diperlukan, bahan makanan yang dikonsumsi, dsb.
g. Ekonomi, adalah ilmu yang mempelajari usaha manusia dalam memenuhi
kebutuhannya. Untuk melestarikan usaha perlu diketahui antara lain bagaimana
memperoleh untung, menjual barang, menentukan “nilai” barang, memilih tempat
berjualan, dsb.
h. Demografi, adalah ilmu yang mempelajari dan menguraikan tentang penduduk.
Komposisi penduduk, jumlah penduduk dan sebagainya perlu diketahui untuk
menentukan pola konsumsi penduduk terhadap barang tertentu.
19
Perlu Anda ingat selain ilmu-ilmu yang diuraikan di atas, masih banyak lagi ilmu penunjang
geografi. Coba Anda perhatikan skema berikut!
Sumber: Bintarto (1982)
Nah, Anda telah selesai mempelajari materi tentang ilmu penunjang geografi. Sekarang
coba kerjakan latihan berikut ini!
Anda telah menjawab latihan di atas. Semoga Anda sudah memahami keseluruhan isi modul
ini. Setelah itu Anda boleh mencoba tes mandiri kegiatan belajar 2.
Untuk mengukur kemampuan Anda, cobalah cocokkan jawaban Anda pada kunci jawaban
di akhir modul ini.
KEGIATAN 2
Berilah tanda silang pada salah satu jawaban yang paling tepat!
1. Yang bukan konsep dasar geografi adalah ….
a. Konsep pola d. Konsep aglomerasi
b. Konsep jarak e. Konsep keterjangkauan
c. Konsep budaya
2. Penduduk dunia cenderung menempati wilayah-wilayah yang banyak memiliki cadangan
air dengan topografi yang datar. Dalam geografi fenomena tersebut sesuai dengan salah
satu konsep esensialnya, yaitu ….
a. jarak d. aglomerasi
b. lokasi e. keterjangkauan
c. multi guna
3. Di bawah ini adalah gejala-gejala geografi:
1. Jenis-jenis tanah 4. Terjadi pergerakan angin
2. Terjadi badai tropis 5. Erosi di lereng gunung
3. Pola pengaliran sungai 6. Terjadi perubahan suhu
Yang termasuk gejala geografi yang berkaitan dengan fenomena atmosfer adalah ….
a. 1, 2 dan 3 4. 2, 4 dan 5
b. 2, 4 dan 6 e. 4, 5 dan 6
c. 1, 3 dan 5
4. Di bawah ini adalah salah satu usaha penduduk untuk mengurangi tingkat erosi di daerah
miring/lereng gunung ….
a. terrasering (sengkedan)
b. menggunakan kompos untuk mengurangi penguapan
c. mengadakan sistim penggiliran tanaman
d. mencegah penebangan hutan
e. reboisasi
21
5. Demografi adalah ….
a. ilmu yang mempelajari tentang manusia dan budayanya.
b. ilmu yang mempelajari hubungan antar manusia dan relasinya.
c. ilmu yang mempelajari dan menguraikan tentang penduduk.
d. ilmu yang mempelajari hubungan timbal-balik antara makhluk hidup beserta
lingkungannya.
e. ilmu yang mempelajari tentang keseluruhan seperti kejadian, struktur, komposisi dan
sejarahnya.
Jawablah dengan singkat dan jelas!
1. Jelaskan perbedaan konsep keterjangkauan, jarak dan lokasi!
2. Jelaskan hubungan harga tanah dengan letak dan jarak!
3. Bedakanlah kegiatan penduduk yang mengakibatkan besar kecilnya air limpasan dengan
besar kecilnya air tanah!
4. Sebutkanlah 5 ilmu penunjang geografi fisis!
• Sebagai kajian ilmiah, geografi selalu mempelajari gejala di bumi (fenomena geosfer)
yang bertumpu pada konteks keruangan dan kewilayahan. Oleh karena itu paling sedikit
ada tiga pertanyaan yang dapat dijawab melalui kajian geografi, yaitu mengenai apa, di
mana dan mengapa suatu gejala terjadi di permukaan bumi.
• Dua hal yang menjadi objek geografi, yakni objek material dan objek formal. Objek material
berkaitan dengan isi atau bahan kajian, sedangkan objek formal menyangkut metode
atau pendekatan pengkajian.
• Objek kajian (objek material) geografi adalah fenomena geosfer meliputi atmosfer, lithosfer,
biosfer, hydrosfer, dan anthroposfer.
• Dalam kehidupan sehari-hari banyak dijumpai gejala-gejala geografi yang tercermin dalam
beberapa hal antara lain: persebaran pemukiman, persebaran pusat kegiatan, banjir,
letusan gunung api, gempa dan sebagainya.
• Untuk mengkaji geografi secara tepat dan ilmiah, perlu dukungan ilmu-ilmu yang
merupakan cabang dari geografi seperti: Geomorfologi, Meteorologi, Oceanografi maupun
disiplin ilmu lain, seperti: Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi dan sebagainya.
Dengan demikian Anda mampu menjelaskan pengertian dasar pengetahuan geografi. Untuk
mengukur pengetahuan yang sudah Anda miliki, sebaiknya Anda mendatangi sekolah
penyelenggara dan melalui guru binaan mintalah Tes Akhir Modul. Selamat berjuang! Tentu
Anda akan berhasil dengan gemilang. Sukses untuk Anda!

Materi kelas x GEOGRAFI
TATA SURYA
A.1 Planet
Planet adalah suatu benda gelap yang mengorbit sebuah bintang atau dengan
kata lain planet adalah bintangnya matahari. Planet berbeda dengan bintang.
Mengapa planet sebagai benda gelap, tapi dapat terlihat oleh kita ? jaeabnya
karena planet memantulkan cahaya matahari yang diterimanya ke mata kita.
Dalam tata surya kita, dikenal 9 jenis planet yaitu : Merkurius, Venus, Bumi,
Mars, Jupiter, saturnus, Neptunus, dan Pluto. Kita dapat menghafalnya dengan
membuat jalan keledai yaitu : MeVeBuMaYuSaUrNePlu.
Selain itu kita juga dapat mengetahui bagaimana kelajuan gerak planet pada
orbitnya. Berdasarkan Hukum Kepler Kelajuan gerak planet-planet pada orbitnya
bertambah besar ketika mendekati matahari dan bertambah kecil ketika
menjauhi matahari. Karena jumlah planet dalam tata surya kita banyak, jadi
muungkinkah planet-planet tersebut akan bertabrakan ? Tiap planet berada pada
jarak yang berbeda dari matahari. Jarak antar planet juga cukup jauh. Orbit tiap
planet juga berbeda. Karena lintasan planet dalam orbitnya adalah tetap, maka
planet-planet tidak mungkin bertabrakan.
A.2 Benda Antarplanet
Dalam tata surya kita juga terdapat benda-benda antarplanet (ada yang
menyebutnya benda angkasa atau benda langit), yaitu asteroid, komet, dan
meteoroid.
Apakah Asteroid itu ?
Asteroid adalah benda antarplanet yang berupa bongkah batuan, yang
terdapat dalam sebuah sabuk antara Mars dan Jupiter (disebut juga sabuk
asteroid).
Bagaimana asteroid itu terbentuk ?
Sampai saat ini belum ada para ilmuwan yang dapat menjelaskan secara pasti
asal mula terbentuknya asteroid. Selama ini para ilmuwan memiliki beberapa
anggapan yang berbeda. Ada teori yang menyatakan bahwa salah satu satelit
Jupiter meledak dan membentuk bongkah-bongkah batuan ini.
Kini para ilmuwan beranggapan bahwa sabuk asteroid itu merupakan sisa-sisa
bahan dasar dari salah satu tahap awal pembentukan planet. Gravitasi yang
sangat kuat menyebabkan sisa-sisa bahn dasar ini (asteroid-asteroid)tidak
pernah berkumpul menjadi planet tunngal.
Apakah Komet itu ?
Komet adalah benda planet berupa bongkah es dan debu, yang meluncur
sangat cepat melintasi tata surya. Orbit komet mengitari matahari berbentuk
elips pipih,tidak seperti orbit planet yang hamper berupa lingkaran.
Bagian-bagian sebuah komet
Bagian-bagian komet adalah inti, koma, awan hydrogen dan ekor. Ketika
komer masih jauh dari matahari dan dilihat pertama kali di langit, bagian yang
tampak adalah inti. Inti ini merupakan bagian padat yang menyerupai bintang yang
sangat kecil. Daerah kabut di sekeliling inti adalah koma. Inti dan koma
membentuk kepala komet.
Apakah meteoroid, meteor, dan meteorit ?
Meteoroid merupakan benda-benda langit baik yang berukuran kecil maupun
besar yang berada dalam ruang antarplanet. Meteoroid-meteoroid ini sebagian
besar berasal dari komet dan asteroid.
Meteor merupakan meteoroid yang memasuki atmosfer bumi dengan
kelajuan sangat tinggi, karena terkena gesekan dengan atmosfer sehinnga timbul
panas dan pijar pada bagian luar meteoroid, dan kita melihatnya berupa garis
cahaya di langit.
Meteorit merupakan meteoroid berukuran kecil yang terbakar habis di
atmosfer, sehingga menjadi sisa-sisa batuan dan dapat mencapai di bumi.
Meteoroid berukuran besar ada kemungkinan tidak terbakar habis .
A.3 Asal-Usul Tata Surya
Ada empat macam teori tata surya yaitu : teori kabut (nebula), tori
planetesimal, teori bintang kembar, dan teori protoplanet.
_ Teori Kabut
Penemu teori ini adalah Immanuel Kant, dan Simon de Laplace.
Nebula adalah kabut yang terdiri dari gas (terutama hydrogen dan
helium) dan debu-debu angkasa. Menurut teori ini mula-mula ada sebuah
nebula yang baur dan hamper bulat, yang berotasi dengan ecepatan sangat
lambat sehinnga mulai menyusut. Akibat penyusutan dan rotasi
terbentuklah rotasi sebuah cakram datar di tengahnya. Penyusutan
berlanjut dan matahari terbentuk dipusat cakram. Cakram berputar
sangat cepat, sehingga bagian-bagian tepi cakram terlepas membentuk
gelang-gelang bahan. Kemudian gelang –gelang memadat dan menjadi
planet yang berevolusi menjadi orbit elips mengitari matahari.
_ Teori Planetesimal
Teori ini diajukan oleh T.C Chamberlein dan F.R Moulton, keduanya
ilmuwan Amerika. Menurut teori ini matahari sebelumnya sudah ada
sebagai salah satu bintang. Karena adanya tarikan gravitasi bintang maka
menyebabkan sebagian bahan dari matahari tertarik kea rah bintang itu.
Ketika bintang menjauh, lidah raksasa sebagian jatuh ke matahari dan
sebagian lagi terhambur menjadi gumpalan kecil atau platesimal.
Planetesimal-planetesimal melayang di angkasa sebagai benda dingin dalam
orbit mengitari matahari. Dengan tumbukan dan tarikan gravitasi,
planetesimal besar menyapu yang labih kecil dan akhirnya menjadi planet-
planet.
_ Teori Bintang Kembar
Teori ini hamper sam dengan teori planetesimal. Dahulu matahari
mungkin merupakan bintang kembar, kemudian bintang yang satu meledak
menjadi kepingan-kepingan. Karena ada pengaruh gaya gravitasi bintang,
maka kepingan-kepingan yang lain bergerak mengitari bintang itu dan
menjadi planet-planet, sedangkan bintang yang tidak meledak menjadi
matahari.
_ Teori Proto Planet
Teori ini dikemukakan oleh astronom Jerman Carl Von Weizsaeker dan
disempurnakan oleh P Kuiper, dkk.
Teori ini pada dasarnya menyatakan bahwa tata surya terbentuk
darigumpalan awan gas dan debu. Lebih dari 5 milyar tahun yanglalu, salah
satu gumpalan awan mengalami pemampatan. Pada proses pemampatan itu
partikel-partikel debu tertarik ke dalam menuju pusat awan, membentuk
gumpalan bola, dan mulai berotasi. Karena rotasi cepat, maka gumpalan
gas mulai memipih menyerupai bentuk cakram yaitu tebal di bagian tengah
saling menekan sehingga menimbulkan panas dan berpijar. Bagian tengah
yang berpijar inilah sebagiab protosun (cikal bakal matahari), yang
akhirnya menjadi matahari.
Bagian tepi (bagian yang lebih luar) yang berotasi sangat cepat
menyebabkan bagian ini terpecah-pecah menjadi banyak gumpalan gas dan
debu yan leih kecil. Gumpalan kecil ini juga berotasi, akhirnya membeku
menjadi planet-planet serta satelit-satelitnya.

Rabu, 14 Oktober 2009




TUGAS SOSIOLOGI KELAS XI IPS

Bu Nanik
Bu Nanik adalah sosok seorang pekerja keras di kala anaknya yang bernama irfan berusia 2 tahun, semula bu nanik berjualan buah di pasar, karena kurang menguntungkan bu nanik beralih propesi menjadi pedagang beras. Dari berdagang beras itulah mulai terkumpul modal sehingga Bu Nanik dapat mendirikan toko serba ada .
Setelah irfan dewasa, jiwa dagang orang tua tidak bisa ditiru, justru kini irfan telah menjadi dokter yang ternama dikotanya.


Bacalah dengan seksama kasus diatas, kemudian analisislah sesuai kemampuanmu !
1. Bagaimanakah mobilitas yang dilakukan Bu Nanik ?
2. Motivasi apa yang dilakukan Bu Nanik dalam melakukan mobilitas ?
3. Bagaimanakah mobilitas yang dilakukan anaknya ?
4. Apa makna mobilitas bagi kehidupan kita sehari-hari ?


hasil analisis ini bisa dikumpul pada saat masuk
jam pel sosiologi dikelas.



TUGAS UNTUK KELAS XII IPS
KERJAKAN DAN SETORNYA HARI MASUK JAM PEL SOSIOLOGI

Carilah sebuah artikel (gunting,tempel sebagai kleping ) tentang lembaga sosial (lembaga keluarga dan sekolah)
sumbernya bisa di surat kabar, majalah, internet dll.

lalu jawablah pertanyaan dibawah ini dengan menghubungkan dari artikel yang didapat
1. Peranan lembaga keluarga dan sekolah sangat berperanan dalam pembentukan anak, mengapa demikian ? sebutkan lah peran dan fungsi lainnya dari kedua lembaga tersebutt.
2. Menurut kamu terjadinya aksi tawuran, penurunan moralitas dan penggunaan narkoba di kalangan generasi muda apakah disebabkan oleh penurunannya peranan lembaga keluarga dan sekolah ataukah disebabkan oleh faktor-faktor lainnya, jelaskan jawaban anda .
3. bagaimanakah cara mengatasi permasalahan tersebut menurut pandangan kamu

TUGAS UNTUK SEMUA SISWA KELAS X (a,b,c,d,e,f) SMA N 1 Semarapura
Kerjakan Tugas Sbb :
1. Uji Kompetensi 1(hal 4)
2. Uji Kompetensi 2 ( hal 6-7)
3. Uji Kompetensi 3 (hal 8-9)
4. Uji Kompetensi 4 (hal 11-12)
5. uji Kompetensi 5 (hal 14)
6. Ulangan Harian (hal 15 - 16 )

Sumber Bahan di PR GEOGRAFI Untuk SMA/MA
penerbit Intan Pariwara
karangan : Tri Haryanto dan Winarti

Tugas ini di kumpul pada hari masuk jam pelajaran di kelas masing - masing

MOHON DIINFORMASIKAN KEPADA SELURUH KELUARGA XII IPS

MALANG-YOGYAKARTA-SOLO Tour
5 hari 4 malam

Hari 01 : Denpasar ( D )
Berangkat dari Denpasar (sore hari) menuju Malang, dalam perjalanan makan di sebuah Restaurant di Pasir Putih sambil melepas lelah sejenak, melanjutkan perjalanan ke Malang

Hari 02 : Malang Tour ( B,L,D )
Tiba di Malang, makan pagi sambil beristirahat sejenak, berangkat full day tour, mengunjungi ”Jatim Park” ( tempat bermain, sambil belajar budaya ), kemudian menuju ”Kusuma Agro Wisata” tempat wisata sambil menikmati buah apel d perkebunan, kemudian dilanjutkan menuju ”Taman Safari” untuk melihat berbagai macam binatang langka yang didatangkan dari berbagai negara. Selesai mengunjungi taman Safari, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Jogya, makan malam sambil di restaurant sambil beristirahat sejenak untuk melepas lelah dalam perjalanan menuju Jogyakarta.

Hari 03 : Jawa Timur -Yogyakarta ( snack , B, L & D )
Makan pagi di restaurant dalam perjalanan. Kemudian mengunjungi obyek wisata Candi Prambanan dan makan siang box, setelah itu acara dilanjutkan menuju Kaliurang dan Dagadu Yogyakarta. Makan Malam di Restaurant. Check in hotel

Hari 04 : Yogyakarta Tour ( B,L,D )
Setelah makan pagi kemudian menuju Candi Borobudur yang merupakan satu dari tujuh keajaiban dunia, melihat pembuatan kerajinan perak, kemudian dilanjutkan menuju Kraton Yogyakarta (makan siang siang box), menuju Parangtritis. Makan malam di Restaurant Ganaru Gabusan. Kemudian melanjutkan perjalanan pulang ke Denpasar

Hari 05 : Denpasar ( B )
Makan pagi di restaurant dalam perjalanan pulang.
Tiba di Denpasar dan di drop d sekolah.

Biaya termasuk : hotel non AC tripple 2 malam, makan sesuai program, tiket masuk obyek wisata, air mineral, asuransi, snack, tur guide


Harga per Pax = Rp.975.000; per orang minimum 40 orang.







MALANG-YOGYAKARTA-SOLO Tour
4 hari 3 malam

Hari 01 : Denpasar ( D )
Berangkat dari Denpasar (sore hari) menuju Malang, dalam perjalanan makan di sebuah Restaurant di Pasir Putih sambil melepas lelah sejenak, melanjutkan perjalanan ke Malang

Hari 02 : Malang Tour ( B,L,D )
Tiba di Malang, makan pagi sambil beristirahat sejenak, berangkat full day tour, mengunjungi ”Jatim Park” ( tempat bermain, sambil belajar budaya ), kemudian menuju ”Kusuma Agro Wisata” tempat wisata sambil menikmati buah apel d perkebunan, kemudian dilanjutkan menuju ”Taman Safari” untuk melihat berbagai macam binatang langka yang didatangkan dari berbagai negara. Selesai mengunjungi taman Safari, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Jogya, makan malam sambil di restaurant sambil beristirahat sejenak untuk melepas lelah dalam perjalanan menuju Jogyakarta.

Hari 03 : Yogyakarta Tour ( B,L,D )
Setelah makan pagi kemudian menuju Candi Borobudur yang merupakan satu dari tujuh keajaiban dunia, melihat pembuatan kerajinan perak, kemudian dilanjutkan menuju Kraton Yogyakarta (makan siang siang box), menuju Parangtritis. Makan malam di Restaurant Ganaru Gabusan. Dilanjutkan dengan perjalanan pulang menuju Denpasar

Hari 04 : Denpasar ( B )

Makan pagi di restaurant dalam perjalanan pulang.
Tiba di Denpasar dan di drop d sekolah.

Biaya termasuk : hotel non AC tripple 1 malam, makan sesuai program, tiket masuk obyek wisata, air mineral, asuransi, snack, tur guide
Harga per Pax = Rp.825.000; per orang minimum 40 orang.

UCAPAN SELAMAT HARI RAYA BAGI YANG SENANG BUKA-BUKA

Jumat, 09 Oktober 2009


kerjakan soal ini bagi siswa yang perbaikan di kelas XI IPS
SMA N 1 Semarapura
jawaban disetor lewat email.

Jawab dengan singkat soal berikut ini :
1. Mengapa kreteria ( Ukuran dasar ) pelapisan atau stratifikasi sosial pada masyarakat dengan yang lainnya terkadang berbeda ? berikan alasannya .
2. sebutkan karakteristik stratifikasi sosial !
3. sebut dan jelaskan fungsi stratifikasi sosial
4. apa tujuan disusunnya suatu stratifikasi sosial ?
5. Bagaimanakah sifat pelapisan sosial di daerah tempat tinggal anda

jawaban ini sudah masuk paling lambat tanggal 17 Oktober 2009.

Minggu, 04 Oktober 2009


TUGAS BAGI SISWA KELAS X SMA N 1 SEMARAPURA

YANG BELUM ADA NILAI TUGAS KE dua

1. BUATLAH KLIPING DENGAN TOPIK DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF SUATU AGLOMERASI DI PERKOTAAN.
2. LENGKAPI DENGAN GAMBAR-GAMBAR YANG RELEVAN DENGAN MENGAMBIL DARI KORAN, MAJALAH, BUKU-BUKU ILMIAH POPULER ATAU PUN INTERNET.
3. TUGAS INI BISA DIKUMPUL SEMINGGU SETELAH DI POSKAN.

Rabu, 30 September 2009













KELOMPOK PENELITIAN SOSIAL
KELAS XII IPS SMA N 1 SEMARAPURA

KELOMPOK 1

1. Eka Mita (16)
2. Kusuma (35)
3. Gde Eka (38)
4. Gen (8)
5. Nova (4)
6. Aditya (36)
7. Mahening (12)
8. Eka Setyawati (40)
9. Dessy (27)


KELOMPOK 2
1. Ray (10)
2. Astrini (23)
3. Kariza (24)
4. Cok Wisnu (33)
5. Wahyu (20)
6. Gusti Eka (19)
7. Tirta (37)
8. G Sri Juliantari (17)
9. Indrayati (9)
10.Ratna (1)

KELOMPOK 3

1. Ardika (11)
2. Gung Diah (2)
3. Dhani (7)
4. Diah (22)
5. Sugiarta (15)
6. Puji swara (13)
7. Arjana ( 18)
8. Komang Ayu (3)
9. Tatsani (6)
10.Trisna (28)

KELOMPOK 4

1. Damayanti (21)
2. Eva (29)
3. Kadek Dwi (32)
4. Ida Faiza (26)
5. Setiawan (34)
6. Arya ( 39)
7. Budi Ayu (30)
8. Gung Panji (14)
9. Gus Eka (5)
10.Ratih (27)

Jumat, 11 September 2009



TUGAS KELAS XII IPS
Kerjakan, dengan kelompok
masing - masing kelompok terdiri dari 4 orang
tugas ini dikumpul pada :
Hari/ Tanggal : Rabu, 16 September 2009

TUGASSSS !!

Pilihlah satu jawaban yang benar dengan menyilang huruf A, B, C, D atau E!
1. Proses penyebaran unsur-unsur kebudayaan dari individu satu kepada individu
lain dan dari masyarakat satu ke masyarakat lain disebut . . . .
A. difusi D. akulturasi
B. fusi E. akomodasi
C. disasosiasi
2. Proses perubahan kebudayaan yang dilakukan dan kekerasan serta paksaan
oleh pihak yang kuat kepada pihak yang lemah disebut . . . .
A. difusi D. penetration violent
B. evolusi E. penetration posefique
C. revolusi
3. Faktor pendorong yang paling kuat terhadap timbulnya penemuan terbaru
adalah . . . .
A. rasa tidak puas terhadap hal-hal yang sudah ada
B. adanya kesadaran masyarakat akan kurangnya unsur-unsur kebudayaan
baru
C. adanya penghargaan terhadap penemuan baru
D. banyaknya tenaga ahli yang rajin meneliti untuk inovasi
E. keinginan untuk menyaingi bangsa lain yang sudah maju
4. Perubahan yang terjadi secara lambat adalah . . . .
A. renovasi D. regenerasi
B. revolusi E. ekologi
C. evolusi
5. Segala perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu
masyarakat yang mempengaruhi sistem sosialnya termasuk di dalamnya nilainilai,
sikap-sikap, dan pola-pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam
masyarakat adalah definisi perubahan sosial menurut . . . .
A. Mac Iver D. Gillin dan Gillin
B. Selo Soemardjan E. William F. Ogburn
C. Parsudi Suparlan
6. Di bawah ini adalah bentuk-bentuk proses disintegrasi sebagai akibat perubahan
sosial dalam masyarakat, kecuali . . . .
A. pergolakan daerah D. kenakalan remaja
B. aksi protes dan demontrasi E. kontrol sosial
C. kriminalitas
7. Salah satu proses disintegrasi sebagai akibat perubahan sosial adalah aksi
protes, maksudnya . . . .
A. pergolakan massa sebagai perwujudan rasa tidak puas terhadap kejadian
dalam masyarakat
B. peristiwa disintegrasi yang mempermasalahkan persoalan-persoalan yang
menyangkut keamanan
C. suatu bentuk kontrol sosial yang menuju ke arah kerusakan dan kerugian
D. suatu bentuk kontrol sosial yang menuju ke arah perbaikan dan kemajuan
E. gejala sosial yang pada umumnya merupakan ie dari sekelompok kecil
Orang


8. Contoh situasi yang menandai terjadinya disintegrasi sebagai akibat perubahan
sosial adalah . . . .
A. berkurangnya informasi D. merosotnya wibawa pemimpin
B. semakin beratnya tugas polisi E. adanya tuntutan hak asasi
C. banyaknya keluarga inti
9. Dari pernyataan-pernyataan berikut yang tidak benar adalah . . . .
A. perubahan pasti dialami oleh semua masyarakat
B. perubahan memang tidak dapat dielakkan
C. perubahan yang dialami oleh masyarakat selalu sama
D. perubahan sosial dan perubahan kebudayaan dapat dipisahkan dalam teori
E. perubahan sosial menekankan pada sistem kelembagaan, sedangkan
perubahan kebudayaan menekankan sistem nilai
10. Tindakan menunjukkan kekecewaan atau ketidakpuasan di dalam masyarakat
melalui kecaman pedas disebut . . . .
A. kenakalan remaja D. unjuk rasa
B. kriminalitas E. pergolakan kelompok
C. pemberontakan
11. Dampak perubahan sosial dikatakan positif apabila . . . .
A. ada manfaatnya
B. dapat dirasakan kegunaannya
C. tidak menimbulkan kegoyahan masyarakat
D. sesuai dengan norma-norma yang berlaku
E. sebagian anggota masyarakat menerimanya dengan senang hati
12. Pentingnya integrasi sosial dan integrasi kebudayaan bagi masyarakat Indonesia
adalah . . . .
A. mengutamakan pendapat individu dalam masyarakat
B. menghasilkan pola hidup yang serasi dalam kehidupan
C. mempertebal semangat nasionalisme bagi masyarakat
D. menciptakan kesamaan pendapat yang berbeda
E. mewujudkan kebhinekaan kebudayaan daerah
13. Yang menyebabkan suatu kebudayaan cenderung untuk bertahan
apabila . . . .
A. kebudayaan itu bersifat statis
B. masyarakat selalu berkembang
C. masyarakat banyak tinggal di pedesaan
D. masih berfungsi sebagai pedoman
E. telah menjadi etos bagi masyarakat
14. Perhatikan pernyataan berikut!
1. sanksi berfungsi sebagaimana mestinya
2. menurunnya wibawa para tokoh pemimpin kelompok
3. tidak adanya kesamaan pandangan anggota-anggota masyarakat mengenai
tujuannya
4. sebagian besar anggota kelompok mematuhi norma-norma yang berlaku
5. terjadinya proses-proses sosial yang bersifat disasosiatif seperti persaingan,
pertentangan
Gejala-gejala disintegrasi ditandai dengan adanya . . . .
A. 1, 2, dan 3 D. 1, 3, dan 4
B. 1, 2, dan 4 E. 2, 3, dan 5
C. 1, 2, dan 5



15. Proses inkulturasi yaitu proses sosial, di mana individu . . . .
A. mempelajari sikap untuk berperilaku sesuai dengan kelompoknya
B. membentuk kepribadian melalui perasaan, nafsu, dan emosi sepanjang
hidupnya
C. bertingkah laku sesuai dengan ilmu pengetahuan yang diterapkan dalam
kehidupan yang nyata
D. menyesuaikan diri dengan hasrat untuk menyatu dengan lingkungan
alam
E. mempelajari dan menyesuaikan alam pikiran serta sikapnya dengan adat
istiadat, pranata sosial, dan norma sosial yang hidup dalam kebudayaan
masyarakatnya
16. Perubahan secara cepat yang berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat
disebut . . . .
A. evolusi D. resolusi
B. volusi E. revaluasi
C. revolusi
17. Penghambat proses kebudayaan yang berasal dari masyarakat itu sendiri
adalah . . . .
A. masyarakat tertutup dengan pola pikir tradisional
B. masyarakat yang penduduknya masih keturunan
C. masyarakat yang majemuk, baik ras, agama, dan kebudayaan
D. masyarakat yang rasa kegotongroyongannya masih tinggi
E. masyarakat yang penduduknya umumnya bermatapencarian industri
18. Di bawah ini yang mudah mengalami perubahan adalah . . . .
A. bahasa D. kesenian
B. agama E. bentuk bangunan
C. mode pakaian
19. Akibat perubahan kebudayaan yang sangat dikhawairkan adalah akan
timbulnya . . . .
A. konflik D. keseimbangan sistem terganggu
B. integrasi sosial E. krisis kebudayaan
C. sosialisasi penduduk
20. Perubahan sosial dan kebudayaan yang direncanakan pihak-pihak tertentu
merupakan salah satu perubahan yang dikehendaki. Yang menghendaki adanya
perubahan disebut . . . .
A. agent of change D. planned of change
B. social of change E. power of change
C. the leader of change

TUGAS Kelas XI IPS

Berila penjelasan disertai dengan contoh keseharian
dalam kehidupan disekitar lingkungan rumah anda tentang :

1. Stratifikasi Sosial
2. Sistem sosial
3. Ascribed Status
4. assigned status
5. Achieved status
6. simbul status
7. Konflik status
8. Peranan
9. Konflik peranan

Tugas ini dikumpul pada hari Senin
tanggal 14 September 2009.

Selasa, 08 September 2009



TUGAS GEOGRAFI KELAS X E
TOLONG KERJAKAN DENGAN KEMAMPUAN SENDIRI
TUGAS INI DIKUMPUL :
HARI/TANGGAL : Sabtu, 12 SEPTEMBER 2009
BISA DTITIP LEWAT SATPAM YANG BERTUGAS PADA SAAT ITU.
Jawab dengan singkat dan jelas
1. jelaskan yang dimaksud dengan demografi serta disertai dengan contoh
2. jelaskan disertai dengan contoh yang dimaksud dengan prinsip persebaran dalam ilmu geografi.
3. sebutkan 5 buah gejala geografi yang dapat mempengaruhi topografi
4. sebut dan jelaskan 4 contoh obyek studi geografi di alam.
5. sebut dan beripenjelasan 2 contoh aspek ruang lingkup geografi.


TUGAS UNTUK KELAS X B
MATA PELAJARAN GEOGRAFI
TUGAS INI MOHON DIKUMPUL
HARI/TANGGAL : Senin, 14 SEPTEMBER 2009
BISA TITIP LEWAT SATPAM YANG BERTUGAS SAAT ITU
Kerjakan sesuai dengan kemampuan anda jangan kerja sama
1. sebutkan yang dimaksud dengan prinsip persebaran
2. sebutkan 5 gejala geografi yang dapat mempengaruhi topografi
3. sebutkan dan beri penjelasan 4 obyek studi geografi di alam
4. sebut dan berikan 3 buah contoh aspek ruang lingkup geografi
5. jelaskan yang dimaksud dengan demografi, serta jelaskan dengan beberapa contoh yang ada .

Selasa, 01 September 2009

NAMA KELOMPOK XI IPS
KELOMPOK I
1. I Made Putra Sudipta
2. Luh Made Diah Sukmayani
3. Ni Kadek Alit Aprilliani

KELOMPOK II
1. Hendra Rusliadi
2. Dewa Ayu Diah Indra Dewi
3. Ni Komang Ayu Megayanti

KELOMPOK III
1. I Gusti Bagus Dwipayana P
2. Kadek Citra Kemala
3. Putu Ayu Utariani

KELOMPOK IV
1. I Gusti Ngurah Agung Surya
2. Luh Putu Damayanti
3. Ida Ayu Intan Sri Apsari

KELOMPOK V
1. I Kadek Marta Wiguna
2. Ni Luh Krisma Purbawati
3. Ida Ayu Octari Diah Cahyani

KELOMPOK VI
1. Pande Putu Aditya Pratama
2. A A Istri Eka Permana Dewi
3. Kadek Ervina Gabriella Dewi

KELOMPOK VII
1. Cristian Tomoki W
2. Komang Juliantika Krisna dewi
3. Ni Luh Kade Astia Dwijayanti
4. Putu Ari Astiti Dharmasari

KELOMPOK VIII
1. I Komang Ari Margayasa
2. I Gusti Ayu Agung Adesty S
3. Kadek Sara Saraswati Dewi
4. Ni Luh Putu Okta Citra Handayani

Selasa, 25 Agustus 2009


TUGAS XI IPS



KAMPUNG BADUY,KAWASAN TERTINGGAL TIDAK JAUH DARI JAKARTA
TAK BOLEH SEKOLAH, BELAJAR BACA LEWAT BUNGKUS ROKOK

Kampung baduy yang berlokasi di Desa Kenekes, kabupaten Lebak, Banten, itu termasuk satu diantara sekian ribu desa tertinggal di Jawa, bahkan termasuk dalam ratusan desa yang mendapat predikat sangat tertinggal, berbeda dengan desa tertinggal lainnya warga baduy enggan disebut dengan masyarakat desa tertinggal “ Kami bukan tertinggal pak Mentri , tapi kami sengaja meninggalkan diri dari perkembangan zaman” ujar Kepala Desa Kenekes , Jaro Danilah yang juga pimpinan adat baduy Luar saat menyambut kedatangan Mentri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal , Saifullah Yusuf.
Masyarakat baduy terdiri dari 2 kelompok besar yaitu badui luar dan baduy dalam , perbedaan keduanya adalah keterbukaan sikapnya, kelompok masyarakat baduy luar lebih bisa menerima budaya luar, ketimbang baduy dalam yang benar – benar terisolir dan terisolasi. Dari kampung baduy luar jika ingin kekampung baduy dalam harus berjalan selama tiga jam. Jalanan berkelok dan tikungan tajam .
Generasi tua Baduy dalam rata-rata tidak bisa berbahasa Indonesia , Alim ( pimpinan adat Baduy) sendiri belajar bahasa Indonesia karena sering berinteraksi dengan warga luar baduy . Yang muda – muda biasanya belajar dari pengunjung , katanya warga Baduy dalam tidak diperbolehkan memakai listrik. Satu-satunya sumber penerangan di malam hari adalah obor, lilin, dari lampu minyak yang memakai bahan bakar minyak kelapa . mereka benar-benar menjauhkan warganya dari pengaruh modernisasi .
Tidak hanya belajar bahasa Indonesia yang dilakukan warga baduy dalam secara otodidak, karena dilarang untuk mempelajari dan mengenyam pendidikan formal di sekolah, mereka mempunyai alternatif lain . Generasi muda Baduy Dalam banyak belajar tulis menulis dengan melihat contoh yang sudah ada , sampai dari bungkus rokok sampai dengan bungkus permen dan jajanan , Ya awalnya tanya-tanya saja dengan pengunjung kampung lama-lama juga bisa paparnya.
Entah sampai kapan masyarakat baduy Dalam akan bertahan dengan cara hidup yang menjadi pilihan itu, yang pasti pemerintah indonesia telah menjadikan kawasan Baduy sebagai national heritage ( warisan Budaya Nasional ) yang diakui dan di lindungi keberadaannya .

PERTANYAAN :
1. Menurut pendapatmu, mengapa masyarakat Baduy Dalam memilih cara hidup demikian ?
2. Faktor-faktor apakah yang menyebabkan mereka memilih cara hidup tersebut ?
3. Jelaskan perbedaan antara masyarakat Baduy Dalam dan Baduy Luar menurut wacana dan referensi yang kamu dapatkan .
4. Berikan sebuah kesimpulan mengenai wacana diatas sesuai dengan materi dan juga sumber referensi lain yang relevan !

Tugas ini dikumpul hari sabtu tanggal 5 september 2009

Senin, 24 Agustus 2009


TUGAS X F
Materi Geografi
1. carilah sebuah artikel disurat kabar yang bertemakan tentang " KEBAKARAN HUTAN "
setelah itu kaji artikel tersebut dengan menghubungkan 6 W 1 H.
2. Artikel tersebut (asli /tdk difoto copy) ditempel dalam sebuah kertas A4 dan analisanya bisa ditulis tangan, dibawah artikel yang ditempel ( berupa Kleping )
3. Tugas ini dikumpul pada tanggal tanggal 31 Agustus 2009.

Rabu, 19 Agustus 2009


TUGAS KELAS XD
1. carilah sebuah artikel di media cetak surat kabar tentang permasalahan GUNUNG API
(VULKANISME)artikel tersebut di tempel sebagai kleping di kertas A4.
2. Kemudian analisislah topik tersebut dengan menghubungkan dan menjawab What,Where,
How, Why, When, dan Who.
3. Tugas ini di kumpul tanggal 26 Agustus 2009

TUGAS XII IPS
WILAYAH BADUY TETAP DILARANG DIJADIKAN OBYEK WISATA
Wialayah perkampungan suku baduy di Kabupaten Lebak, Propinsi Banten tetap dijadikan dilarang dijadikan obyek wisata bagi orang luar baduy kecuali datang untuk sekedar saba atau duluran(silahturahmi)
Kita hanya diijinkan orang masuk ke kampung kami untuk sekedar saba saja. kalau dijadikan tempat rekreasi apalagi dijadikan obyek wisata kita larang, Kata kepala Desa Kanekes, Kecamatan Leuwi Damar , kabupaten Lebak , Jaro Dainan di Serang . jaro dainah mengatakan itu berkaitan dengan adanya keinginan pemerintah daerah setempat untuk dijadikan perkampungan baduy sebagai salah satu tempat wilayah.
Jaro mengatakan itu di sela-sela seminar Nasional " mensejahterakan masyarakat Baduy Melalui Perlindungan terhadap Tradisi, Adat, mereka "
Menurut penduduk Baduy selama ini sudah banyak masalah timbul dari banyaknya kunjungan-kunjungan warga luar yang membawa pengaruh terhadap lingkungan masyarakat maupun alamnya .
Jika dibiarkan terus menerus akan berdampak terhadap terhadap kelestarian alam,sumber alam , air dan hutan lindung.saat ini sudah ada dampak negatifnya.
Dampak lain yang ditimbulkan jika dijadikan obyek wisata bagi warga baduy yaitu dapat mempengaruhi pola pikir dan perilaku masyarakat baduy termasuk budaya-budaya luar yang sudah banyak ditiru seperti cara berpakain.
Setelah membaca artikel diatas jawab pertanyaannya:
1. Menurut anda apakah perubahan sosial budaya terjadi dalam masyarakat Baduy ? kasi penjelasannya .
2. Apakah faktor pendukung dan faktor penghalang terjadinya perubahan sosial budaya dalam masyarakat baduy.
3. Apakah masyarakat Baduy perlu mengalami perubahan budaya ? Bagaimana dampaknya bagi masyarakat tersebut ? Berikanlah pendapat Anda.

Tugas ini dikumpul tanggal 26 Agustus 2009 .